Doropayung - Terlihat para lansia sangat antusias untuk mengikuti Sekolah, walaupun usia sudah tidak muda lagi tapi terlihat semangat untuk belajar masih terlihat tinggi, benar kata pepatah carilah ilmu sampai kenegeri Cina,
hari ini telah dilaksanakan Sekolah lansia di Desa Doropayung dimana pesertanya adalah warga desa Doropayung yang telah berusia 60 tahun keatas dan berjumlah 30 orang, adapun pihak penyelenggara adalah dari Kantor BKKBN Kab Rembang. acara ini rencana akan diadakan sebanyak 4 pertemuan dan nanti diakhir pertemuan peserta akan mendapatkan sertifikat dan akan diwisuda layaknya sekolah formal.
Sekolah lansia adalah program pendidikan dan pelayanan nonformal yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, keterampilan, dan kesejahteraan para lansia, biasanya berusia 60 tahun ke atas. Program ini meliputi pembelajaran tentang kesehatan, gizi, teknologi, keterampilan hidup, aktivitas fisik, serta aspek mental, sosial, dan spiritual untuk menciptakan lansia yang tangguh dan mandiri.
Tujuan Sekolah Lansia
Meningkatkan Kualitas Hidup:
Membantu lansia hidup bahagia, sejahtera, dan bermartabat di usia senja.
Meningkatkan Kesehatan:
Memberikan edukasi tentang pola makan sehat, pencegahan penyakit, serta olahraga untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.
Meningkatkan Keterampilan:
Melatih lansia dengan keterampilan baru seperti teknologi informasi, seni, budaya, dan keterampilan hidup lainnya.
Mengurangi Isolasi Sosial:
Mendorong interaksi sosial, menciptakan komunitas yang positif, dan mengurangi rasa kesepian pada lansia.
Meningkatkan Kemandirian:
Membekali lansia dengan pengetahuan dan keterampilan agar dapat lebih mandiri dan percaya diri.
Materi Pembelajaran
Kesehatan dan Gizi:Informasi tentang gizi seimbang, pencegahan dan penanganan penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi, serta terapi senam khusus.
Keterampilan Hidup:Pelatihan seperti memasak, menjahit, dan kerajinan tangan.
Teknologi Informasi:Pembelajaran penggunaan teknologi dasar untuk kemudahan komunikasi dan akses informasi.
Seni dan Budaya:Kegiatan seperti musik, tarian, dan kegiatan kreatif lainnya.
Sosial dan Mental:Diskusi, konseling psikologis, dan kegiatan yang meningkatkan kebahagiaan serta resiliensi.
Spiritualitas:Terapi spiritual untuk menjaga keseimbangan mental dan emosional.
Pelaksanaan Program
Metode Pembelajaran:Menggunakan metode tatap muka, online (blended learning), diskusi, seminar, dan kegiatan praktik langsung.
Penyelenggara:Diinisiasi oleh lembaga pemerintah (seperti kelurahan dan pemerintah daerah), organisasi sosial, atau lembaga swasta.